PolaDesainBertumbuhdiperbarui 2026.082 menit baca
Pola · sebuah sikap desain

Kertas dan tinta, dengan sengaja

Kebanyakan tema dokumentasi meraih bawaan yang itu-itu juga: putih #fff, sans grotesque, teks gray-800, mode gelap ikut sistem. Semuanya terbaca lumayan dan tak berkesan apa-apa. Sistem ini berangkat dari premis lain — dokumen teknis yang panjang adalah sesuatu yang Anda baca selama satu jam — dan token-tokennya mengalir dari sana.

dasar hangat · badan berserif · dua dasar · edisi kedua untuk gelap

§1Sikapnya

Membaca satu jam menuntut apa yang sudah dipecahkan dunia cetak berabad-abad lalu: dasar hangat yang tidak menyilaukan, huruf teks dengan kontras goresan yang nyata, dan irama tata letak yang diukur dalam em teks tubuh, bukan piksel chrome. Dari situlah kosakata yang dipakai lapisan token: kertas-kertas (纸 lembarannya, 页 halamannya, 素 dasar polosnya, 帛 suteranya) alih-alih gray-50 sampai gray-200; tinta dan pigmen dari kotak cat pelukis — 朱 merah anggur, 石 jingga bakar, 赭 oker, 黛 teal, 紫 ungu — alih-alih primary/secondary/accent. Nama-nama itu bukan hiasan: mereka menambatkan setiap keputusan warna baru pada metafora fisik yang sama, dan itulah sebabnya lima permukaan berbeda tetap terbaca sebagai satu lembar kertas.

§2Dua dasar, karena dua macam halaman

Wiki dibaca dengan dua cara. Anda membaca sebuah catatan — satu kolom, satu jam, mata ingin tenang: kertas yang sedikit sejuk, tinta netral, satu aksen untuk tautan dan angka. Anda menjelajahi sebuah rak — kisi kartu, satu lirikan, satu pilihan: kertasnya boleh lebih hangat, judulnya boleh serif display, aksennya boleh anggur tua yang terbaca sebagai tanda alih-alih tautan. Memaksa kedua situasi itu berbagi satu palet berarti mengorbankan keduanya. Maka tingkat semantiknya punya dua konteks — kolom baca (--color-*) dan rak jelajah (--wb-*) — yang ditarik dari satu kotak pigmen yang sama, dan setiap halaman menyatakan dirinya yang mana. Hasilnya: situs yang terasa seperti satu benda dengan dua ruangan.

§3Gelap adalah edisi kedua, bukan inversi

Mode gelap algoritmik membalik kecerahan lalu menganggap urusan selesai; teks menjadi kapur di atas batu tulis dan setiap permukaan bersemburat berubah jadi lumpur. Di sini tema gelap adalah edisi kedua yang diracik tangan: dasar senja dan tinta putih rembulan dipilih tersendiri, pigmen aksen dicerahkan ulang hanya secukupnya agar kontras AA-nya bertahan di kertas yang lebih gelap. Harganya adalah satu set keputusan kedua — dan justru itulah intinya. Sakelarnya hanya menghormati pilihan eksplisit pembaca (tak pernah preferensi OS), karena halaman yang membalik temanya sendiri di tengah bacaan adalah halaman yang mengagetkan.

§4CJK ikut menanggung beban

Teks campuran Tionghoa/Latin adalah tempat kebanyakan tema diam-diam ambruk: emphasis yang menolak menutup di depan titik lebar-penuh, diagram kode yang miring karena satu Hanzi selebar 1.7 sel. Keduanya di sini diperlakukan sebagai bug kebenaran, bukan selera tipografi — dialeknya mengurai emphasis CJK dengan benar, dan subset font kode mematok satu Hanzi tepat dua sel sehingga diagram garis-kotak selamat diterjemahkan. Tema yang hanya beres dalam bahasa Inggris baru setengah tema.

Judul, bagian, dan isi teks — dalam bahasa ini.
    ↑↓ · Enter · Escastro-inkstone